Musim Kemarau Panjang, Tips Apa Saja Untuk Merawat AC Mobil

Pada saat ini, banyak mobil sudah dilengkapi sistem pendinging udara/AC, yang pasti menjadi standar fitur untuk mobil modern. Datangnya musim kemarau yang berkepanjangan ini, mungkin ada beberapa hal yang harus anda perhatikan agar mobil anda tidak mengalami tantangan terhadap cuaca panas.

Seperti yang anda ketahui, mobil mempunyai komponen atau bagian-bagian yang bekerja mengandalkan cairan, contohnya rem, raidiator, dan AC. Dan salah satu kekurangan cairan dalah mudah menguap di suhu yang tinggi, sehingga performa komponen mobil menjadi kurang maksimal.

Selain itu, Filter kabin atau Filter pada AC berperan sebagai penyaring udara yang ada di dalam mobil saat pendinginan oleh AC. Jika komponen ini kotor, ini mengakibatkan anda tidak nyaman saat berkendara. Termasuk juga, menjadi factor Evaporator cepat rusak yang pada akhirnya proses pendinginan kurang maksimal. Lebih parahnya lagi, ini bisa menjadi berawalnya bibit penyakit yang berdampak pada kesehatan.

  • Kegunaan dan Letak Filter

Kegunaan dan Letak Filter

Secara kegunaan, Filter kabin mempunyai peran sama dengan Filter udara, yakni menyaring kotoran namun berbeda jalur saluran. Ketika Filter ini kotor, secara otomatis udara yang dialirkan ke dalam kabin juga sedikit kurang sehat karena AC mempunyai sistem sirkulasi tertutup, yang berarti udara yang berada di kabin adalah udara yang sama saat AC beroperasi.

Filter kabin kerap dilupakan keberadaannya sebab minimnya wawasan pemilik mobil, bahkan ada yang tidak mengetahui adanya Filter kabin dibelakang Dasbor mobil. Kenyataannya, Filter kabin yang terkontaminasi kotoran dapat menghembuskan kotoran dan debu menuju dalam kabin, yang pada akhirnya dapat mengusik kenyamanan dan kemungkinan lain seperti penyakit pernapasan.

  • Sirip Evaporator AC Terganggu

Sirip Evaporator AC Terganggu

Tugas Evaporator adalah mendinginkan udara yang digunakan untuk mendinginkan kabin mobil. Saat Sirip-Sirip Evaporator ditemukan kotoran akibat dari tidak terjaga kebersihan Filter, aliran udara akan terganggu yang pada akhirnya sistem pendingin menjadi tidak maksimal dan malah menjadi panas.

Selain dari hal tersebut, spora dan jamur akan terhisap masuk pada saluran AC dengan lingkungan lembab pada Evaporator yang kotor akan menjadi tempat berkembang biak. Secara perlahan, jamur tumbuh di bagian-bagian lain kabin pada mobil. Ini berakibat munculnya bau kurang sedap dan sumber penyakit untuk pemilik mobil.

Tak kalah penting, Evaporator yang lembab dan kotor bisa memicu munculnya korosi. Jika sudah sangat parah, korosi bisa merusak pipa Evaporator dan bisa dipastikan akan ada kebocoran. Ini hanya bisa dilakukan penggantian satu set Evaporator baru.

Baca Juga : Asal-Usul AC Mobil Bau dan Cara Menghilangkannya

  • Secara Berkala Membersihkan Kondensor AC

Secara Berkala Membersihkan Kondensor AC

Saat anda mencuci mobil, ada baiknya anda membersihkan Kondesor juga. Ini dikarenakan ketika AC anda sering bermasalah, bias saja karena Kondensor anda kotor atau lebih parahnya mengalami kerusakan.

Usahakan kotoran dan debu yang ada pada Kondensor benar-benar dicuci bersih. Bila kotoran dan debu yang menempel untuk waktu yang sangat lama bisa mengakibatkan kebocoran dan korosi pada Kondensor.

Untuk membersihkannya, anda tidak diperbolehkan menggunakan air. Cukup sedot dengan Vacuum atau dihembuskan udara dari Kompresor. Hal tersebut memiliki proses dan teknik tersendiri, mulai dari posisi Filter yang harus tepat dan tidak boleh terbalik, hingga volume tekanan udara yang tidak boleh terlalu keras karena dapat merobek Filter.

  • Mematikan AC dan Mesin Untuk Beberapa Saat, Bila Melakukan Perjalanan Jauh

Mematikan AC dan Mesin Untuk Beberapa Saat, Bila Melakukan Perjalanan Jauh

Saat perjalanan jauh terkadang memang sangat membosankan. Bila kita terlalu lama berada didalam mobil, membuat sirkulasi kurang bagus untuk anda. Masalah pada kualitas sirkulasi AC akan menurun setelah AC menyala dalam waktu lama, semisal 5 jam.

Untuk mengatasi hal tersebut, anda cukup menepi untuk mematikan mesin dan AC untuk jangka waktu tertentu, sambil menikmati istirahat dengan udara segar atau mengisi perut dengan makanan. Usahakan mematikakan mesin dan AC ditempat yang sejuk, tidak berdebu dan hindari tempat berbau kurang sedap.

Tidak lupa untuk membuka jendela mobil agar udara yang ada didalam mobil bisa bersikulasi dengan maksimal. Karbon Dioksida hasil pernapasan pun bisa anda keluarkan, sehingga udara yang ada pada kabin menjadi segar.

Cara ini juga berfungsi untuk mengistirahatkan mesin dan AC anda yang sudah beroperasi terlalu keras saat perjalanan. AC pun menjadi lebih cepat segar dan sejuk saat dihidupkan kembali.

  • Hindari Langsung Menghidupkan AC Setelah Memanaskan Mobil

Hindari Langsung Menghidupkan AC Setelah Memanaskan Mobil

Ini juga berbahaya jika anda langsung menghidupkan AC ketika mobil baru saja menyala. Bila anda menghidupkan sistem pendingin saat baru saja mobil di nyalakan, tanpa sadar akan pengaruh yang akan ditimbukan pada kesehatan anda.

Menghidupkan AC saat mobil sedang dipanaskan yang biasa dilakukan orang ialah hal yang salah. Cara ini akan sangat berbahaya dikarenakan udara dingin yang dikeluarkan dari AC bercampur dengan udara di area luar mobil yang terhisap masuk ke dalam kabin.

Yang pada akhirnya akan menyebabkan reaksi pembentukkan senyawa racun yang biasa dikenal Benzena. Benzena sendiri adalah zat kimia yang bias memberi dampak negatif bagi tubuh kita, ada banyak yang ditimbulkan zat ini. Mulai dari Sakit Kepal, hingga Kematian jika dihirup untuk waktu yang lama. Pada akhirnya zat tersebut menyebar didalam kabin dan terhirup.

Itulah mengapa, sangat dihindari menghidupkan AC saat memanaskan mobil.

  • Menyalakan AC Minimal Seminggu Sekali

Disarankan menyalakan AC secara rutin, yakni seminggu sekali. Ini untuk mengatur tekanan udara pada AC dan memastikan bahwa Kompresor bekerja sebagai mana semestinya dengan lancar.

  • Memarkirkan Mobil Anda di Area Yang Sejuk

Memarkirkan Mobil Anda di Area Yang Sejuk

Usahakan untuk selalu memarkirkan Mobil anda di tempat yang sejuk dan teduh dari sinar matahari. Walaupun hal kecil, ini adalah cara yang efektif dalam menambah performa dalam mendinginkan udara ketika AC dihidupkan.

Jika mobil anda terpancar oleh sinar matahari secara langsung dan jangka waktu yang lama dengan kondisi jendela tertutup, maka ini akan menyumbang suhu panas di dalam kabin. Dan juga, ini akan semakin parah jika warna mobil anda berwarna gelap.

Bila anda memarkirkan mobil pada tempat teduh, maka suhu didalam kabin akan terjaga kesejukkannya. Sehingga AC tida akan bekerja dengan beban saat dinyalakan.

Baca Juga : Cari Tahu Sebab AC Tidak Dingin, Simak Solusinya

  • Menservice AC Secara Rutin

Menservice AC Secara Rutin

Selain rutin melakukan perawatan AC yang jelaskan diatas, anda perlu juga melakukan service AC secara rutin di bengkel AC mobil terdekat.

Setidaknya untuk setiap 6 bulan sekali melakukan service AC, seperti mengganti Filter kabin. Tidak hanya itu, ada jenis service untuk komponen lain seperti Blower, Kondensor dan Filter Dryer untuk setidaknya setahun sekali.

Ada beberapa juga yang mengharuskan service AC mobil anda oleh teknisi berpengalaman, seperti mengisi ulang Freon atau Vacuum. Ini memang disarankan untuk dilakukan, karena ini bukanlah hal mudah.

Itu saja yang bisa saya jabarkan, jika memang anda mencari jasa service AC mobil mungkin kami bisa membantu anda. Hubungi kami di nomer Whatsapp yang tertera, atau klik link dibawah ini.

Website Kami : https://aminahstore.com/service-ac-mobil-surabaya/

Leave a Comment